Jadi ceritanya, kemaren aku habis lihat film “Hidden Figures” dan dari sana aku kepikiran sama apartheid. yups, di film tersebut kental sekali rasa diskriminasi terhadap kaum berkulit hitam. Setelah menonton film tersebut, aku meluangkan waktu 1 jam buat baca tentang apa itu apartheid dan sejarahnya.

Sebenarnya sih kalau dengar kata “diskriminasi” ingatakanku akan terbawa pada satu sosok  besar yaitu Mr. Nelson Mandela. Kenapa? ya, pak Nelson Mandela inilah pejuang anti apartheid di bumi Afrika. Pasti kalian juga sudah mengetahuinya.

Namun, kenapa hari ini aku nulis tentang apartheid? ya, karena aku ingin merefresh lagi ingatanku tentang apa itu apartheid dan bagaimana sejarahnya dan juga bagaimana perjuangan seorang Nelson Mandela untuk melawan penindasan dan politik apartheid kala itu.

Ini bermula pada saat penjelajah belanda atau yang dikenal sebagai afrikaner tiba di afrika selatan pada tahun 1652. Pada saat itu juga Inggris berminat dengan negara afrika terutama setelah penemuan cadangan berlian yang melimpah. Hal ini yang menyebabkan perang britania raya-belanda dan dua perang boer. Pada tahun 1931 afrika selatan resmi menjadi negara jajahan inggris. Namun walau afrika selatan dibawah kekuasaan inggris, mereka terpaksa berbagi kekuasaan dengan pihak afrikaner. Sampai pada tahun 1940, kala itu partai pro-afrikaner yaitu partai nasional memperoleh mayoritas diparlemen. strategi-strategi partai tersebut telah menciptakan dasar apartheid.

Apa Apartheid itu?

Dr. Hendrik Verwoerd yang pada saat itu menjabat sebagai Mentri Republik Afrika Selatan menerapkan ideologi apartheid yang dikuatkan dengan undang-undang. Intinya: “the central tenet of apartheid was that each group should develop separatly and achive autonomy in its area“. Hal itu dijabarkan dalam empat pemikiran: 1) penduduk afrika terdiri dari empat ras yakni ras putih, berwarna, india dan afrika; 2) ras putih adalah ras beradab; 3) kepentingan ras putih harus diatas kepentingan ras hitam; 4) ras putih berbahasa inggris.

Pemikiran ideologis apartheid melandasi group areas act pada tahun 1950. Tempat tinggal dipisahkan berdasarkan stratifikasi ras yang ada. Di Homelands atau Bantustans (tempat tinggal ras hitam atau afrika atau bantu) sangat tidak baik. Sumberdaya terbatas sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Kemudian, ditambah dengan pertambahan penduduk yang kian banyak setiap tahunnya membuat homelands menjadi padat dan kumuh. Hal ini sungguh berbeda dengan kondisi daerah milik  ras berkulit putih, daerah mereka luas dengan penduduk yang jauh lebih sedikit. Sumberdaya alam melimpah, seperti berlian mangan dan emas.

Sebetulnya tidak hanya tempat tinggal saja yang dibedakan, namun pekerjaan, pendidikan dan pernikahan juga di diskriminasi. Orang kulit hitam umumnya hanya menjadi buruh dan karena tiap tahun jumlah mereka semakin banyak, maka lambat laun banyak yang menganggur. Tidak semua orang kulit hitam dapat memperoleh pendidikan, kalaupun ada, pelajarannya dibedakan. Hal ini didasari oleh Bantu Education Act. Untuk pernikahan, pernikahan beda ras juga dilarang bagi mereka.

Perjuangan Mandela Melawan Penindasan dan Politik Apartheid

Mandela terjun ke kacah politik dan menjadi ketua ANC, sebuah wadah perjuangan kulit hitam Afrika untuk menuntut persamaan hak. Pada tahun 1961, Mandela  berjuang dengan jalan damai memimpin kampanye menuntut Konvensi Nasional untuk membuat undang-undang baru Afrika Selatan yang adil dan anti diskriminasi. Pada Juni 1961, Mandela dan bangsa hitam afrika berfikir untuk lebih memilih pergerakan yang bersifat nyata dengan nyawa sebagai taruhannya sebab kekerasan apartheid sudah benar-benar menjadi kekerasan structural. Meskipun gerakan-gerakan penentang apartheid terus meningkat, dan bahkan telah terjadi bentrokan, namun untuk sementara tidak menggoyahkan pemerintah kulit putih untuk segera menghapuskan rezim. Nelson Mandela sendiri terus melancarkan gerakan protes yang diorganisir melalui ANC yang ia pimpin. Nelson Mandela melakukan perlawanan bersenjata dalam gerakan bawah tanah, dengan menyerang pusat-pusat industri. Ia berada dalam persembunyian selama beberapa tahun, oleh karena rezim menganggapnya sebagai yang berbahaya, Nelson Mandela ditangkap pada 1964.

Akhirnya selama 27 tahun lamanya ia ditahan, Nelson Mandela dibebaskan tanpa syarat, setelah Presiden Frederik Willem de Klerk mengupayakan reformasi total dan melakukan perundingan dengan ANC dan akan mengadakan pemilu bebas pada 1994 yang kemudian partai yang dipimpin Mandela memenangkan pemilu, dan ia menjadi Presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan. Tugas-tugas awalnya ialah mengupayakan rekonsiliasi nasional agar tidak muncul lagi konflik antar ras, khususnya saling dendam, pada gilirannya dibentuklah sebuah komisi, yakni komisi kebenaran dan rekonsiliasi.

Undang-undang Apartheid sendiri dicabut pada tahun 1990 dan 1991, yaitu Undang-undang Pemisahan Fasilitas, Undang-undang Tanah tahun 1913 dan 1936, Undang-undang
Wilayah Kelompok, Undang-Undang Komunitas Kelompok Berkulit Hitam tahun 1984 dan Undang-Undang Registrasi Populasi tahun tahun 1950. Partai Nasional terbuka untuk semua ras dan ANC sepakat untuk menghentikan seluruh aktivitas terorisme. Di saat yang sama pemerintah berjanji untuk membebaskan lebih banyak lagi tahanan politik dan untuk memfasilitasi repatriasi sekitar 40.000 mereka yang mengasingkan diri.

 

 

 

 

 

 

Advertisements