Di suatu tempat di kota jakarta, tumbuh seorang anak yang terpenuhi dari segi ekonomi. Anak tersebut menginginkan kamar penuh dengan warna merah dan pink, maka orang tua pun menyetujui permintaan si kecil dan menghiasi kamar dengan nuansa merah dengan balutan furniture pink. Setelah berjalan setahun, perilaku anak tersebut berubah menjadi anak yang berani melawan, suka main, dan berperilaku dewasa yang negatif. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ataukah hanya kenakalan anak biasa?

—Penyebabnya bisa berdampak dari interior kamar anak tersebut. Menurut ilmu interior psiklogi persepsi, warna merah, pink, orange bisa meningkatkan kinerja otak kita. Namun kinerja otak akan terus bertambah disaat kita rilex atau santai, hal ini akan mengakibatkan anak tersebut berfikir terus menerus dan mengakibatkan emosi yang berlebih. Hal ini akan berdampak pada kegiatan yang dilakukan menjadi tidak wajar. Bila hal ini akan diteruskan maka akan timbulah stres berat, dan apabila parah akan mengganggu kejiwaan anak.

—Ruang yang kita huni dan tempati pada dasarnya memiliki pengaruh yang kuat terhadap kondisi psikis kita. Sebuah ruang seringkali membuat kita merasa nyaman, sejuk, damai, atau bahkan kita justru merasa suntuk, stres, atau marah. Melalui warna dan komposisinya, ruang hunian secara langsung dan tidak langsung akan mempengaruhi terhadap kondisi psikologis penghuninya.

Setiap warna, berdasarkan berbagai penelitian telah terbukti memiliki pengaruh kuat terhadap sikap dan perilaku manusia. Warna-warna kuat dan panas, seperti merah, orange, dan kuning cenderung merangsang orang untuk berperilaku agresif, waspada, dan cenderung aktif, hangat, dan ceria. Berbeda halnya dengan warna-warna sejuk seperti biru, hijau, dan ungu yang cenderung pasif, berkesan murung, damai dan nyaman. Penggunaan warna di dalam ruang memerlukan berbagai pertimbangan termasuk siapa penggunanya dan apa aktivitasnya.

—Ahli fisiologi dan psikologi menjelaskan ada empat warna primer : merah, hijau, kuning dan biru.

Merah
Warna ini melambangkan keadaan psikologi yang mengurangkan tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai pengaruh produktiviti, perjuangan, persaingan dan keberahian.
1.Merah Terang :
Warna ini melambangkan kekuatan kemahuan atau cita-cita. Sifatnya : Agresif, Aktif, Eksentrik. Pengaruhnya : Berkemahuan keras, penuh gairah, dominasi, jantan.

2.Merah Jambu :
Warna ini melambangkan romantisme, feminim. Warna ini mempunyai sifat menuntut dalam kepasrahan, menggemaskan dan jenaka.

Biru
Warna ini melambangkan ketenangan yang sempurna. Mempunyai kesan menenangkan pada tekanan darah, denyut nadi, dan tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme.
1.Biru Tua :
Warna ini melambangkan perasaan yang mendalam. Sifatnya : Konsentrasi, kooperatif, cerdas, perasa, integratif. Pengaruhnya : Tenang, Bijaksana, Tidak Mudah Tersinggung, Ramai kawan.

2.Biru Muda :
Warna ini melambangkan keanjalan dari cita-cita. Sifatnya : Bertahan, Protektif, Tidak Berubah fikiran. Pengaruhnya : Keras Kepala, Teguh, Sering Bangga Diri, Berpendirian tetap.

Kuning
Warna ini melambangkan kegembiraan. Warna ini mempunyai sifat : Leluasa dan santai, senang menunda-nunda masalah. Berubah-ubah tapi penuh harapan, mempunyai cita-cita setinggi langit dan semangatnya juga tinggi.
1.Kuning Terang :
Warna ini melambangkan sifat spontan yang eksentrik. Sifatnya : Toleran, Investigatif, Menonjol. Pengaruhnya : Berubah-ubah sikap, berpengharapan, dermawan, tidak percaya.

Hijau
Warna ini melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat : meningkatkan rasa bangga, perasaan lebih superior dari yang lain. Orang yang menyukai warna ini umumnya senang dipuji, senang menasihati orang lain.

Advertisements